Program Prioritas Kemendikdasmen 2026
Program Prioritas Kemendikdasmen 2026
Diterbitkan pada : Jumat, 17 April 2026 10:21
Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan
Memprioritaskan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana belajar yang aman, layak, dan mendukung proses pembelajaran, dengan target 11.744 satuan pendidikan
Peralatan Pembelajaran
Untuk mendukung terselenggaranya pembelajaran berkualitas pembangunan dan rehabilitasi prasarana perlu dilengkapi dengan peralatan pendidikan seperti peralatan laboratorium, alat peraga edukatif, dan alat praktik kejuruan. Untuk itu di Kemendikdasmen dialokasikan anggaran dengan target 2.235 paket.
Program Indonesia Pintar
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun, Kemendikdasmen memperluas cakupan Program Indonesia Pintar pada tahun 2026 hingga mencakup jenjang Taman Kanak-Kanak. Program ini menyasar 19,48 juta siswa, guna memastikan keberlanjutan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu serta menekan angka putus sekolah sejak usia dini.
Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM)
Beasiswa ADEM merupakan program bantuan pendidikan guna mewujudkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan. Program ADEM menargetkan sekitar 5.519 siswa yang ditujukan untuk peserta didik jenjang menengah (SMA/SMK) yang berasal dari Orang Asli Papua (OAP), Daerah Khusus, dan Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia dan Arab Saudi (repatriasi).
Penangangan Anak Tidak Sekolah (ATS)
Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) pada tahun 2026 ditargetkan menjangkau sebanyak 191.697 anak, dengan tujuan mengembalikan mereka agar memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kondisi masing-masing.
Fasilitasi Penyelenggaran Pendidikan Afirmasi dan Pendidikan Inklusif
Program dukungan untuk memberikan pendidikan yang afirmatif dan terbuka melalui pembinaan program afirmasi dan layanan khusus, pendidikan inklusif, bantuan untuk Community learning Center (CLC) di Malaysia, dan pengembangan pendidikan jarak jauh dengan menargetkan 771 lembaga dan 21.518 siswa.
Aneka Tunjangan Guru Non ASN
Sebagai bentuk penghargaan dan peningkatan kesejahteraan guru non ASN, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran untuk aneka tunjangan melalui peningkatan satuan biaya atau unit cost insentif. Insentif guru non ASN dinaikkan dari Rp300.000 per orang per bulan menjadi Rp400.000 per orang per bulan, dengan target penerima sebanyak 798.905 orang, guna memperkuat motivasi dan kualitas layanan pendidikan.
Untuk program yang dijalan oleh BPMP Lampung mengikuti program yang diusung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Informal dan Non Forml.